Aku termasuk dalam kalangan manusia yang suka mencarut dam memaki.
Cilaka, sial, babi, anjing, pukima, lahanat, setan, monyet dan banyak lagi makian yang bisa menyakitkan hati dan perasaan seseorang sering terpacul dari mulut aku.
Tapi tidak bermakna hati aku busuk macam mulut aku. Aku memaki dan mencaci sekadar untuk menunjukkan rasa xpuas hati aku terhadap dunia yang dipenuhi ranjau berduri.
Aku xmau jadi manusia yang redha dan pasrah dengan apa yang terjadi di sekeliling aku.
Contoh, kalau ko memandu macam setan di jalan raya, konfem aku akan cakap ko macam setan sebab itu tanda protes aku dengan gaya pemanduan ko.
Banyak lagi contoh yang aku boleh bagi tapi macam yang aku cakap sebelum ni, hidup aku banyak dihabiskan di jalan raya, maka masalah di jalan raya akan jadi contoh terbaik.
Faham?
Setan.